Patroli Siber, Bawaslu Sambangi Malut Post
|
Ternate- Bawaslu Malut. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut) menyambangin Malut Post dan berkoordinasi dengan Pimpinan Redaksi (Pemred) beserta jajaran redaksi. Di mana dalam kunjungan ini Bawaslu berkoordinasi terkait patroli siber dimasa tenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dan memastikan tidak adanya pemberitaan media yang mengarah pada kampanye pasangan calon kepala daerah (Cakada) tertentu serta serta bersinergi dengan Malut Post. Pertemuan ini berlangsung, Senin (25/11).
Turut hadir dalam pertemuan ini Koordinator Divisi Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Malut Rusly Saraha, dan sejumlah jajaran Bawaslu dan beserta jajaran Redaksi Harian Malut Post.Â
Rusly Saraha mengaku, kunjungan yang dilaksanakan merupakan salah satu agenda Bawaslu untuk memastikan pemberitaan media cetak, elektronik dan online di masa tenang tidak mengarah pada kampanye pasangan tertentu, sehingga masa tenang tidak terganggu sampai dengan proses pemungutan dan perhitungan suara Rabu 27 November besok. Di samping itu bagian dari langkah bersinergi dengan media, guna secara bersama mengawasi Pilkada yang tengah berjalan. “Koordinasi ini selain dari memastikan masa tenang berjalan dengan aman, juga merupakan upaya untuk bergandengan tangan dengan media khususnya Malut Post dalam mengawal Pilkada kita,†katanya dalam pertemuan dengan jajaran Redaksi Malut Post.Â
Menurutnya media menjadi pilar penting dalam mengawal agenda demokrasi berjalan sukses. Olehnya dengan sinergitas bersama media semakin menguatkan Bawaslu, untuk memastikan pengawasan Pilkada pada masa tenang dapat berjalan ketat. “Sebagai lembaga pengawas kami tentu membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak termasuk media dalam hal ini Malut Post yang sangat penting dan vital mendukung kami menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sesuai dengan ketentuan,†tuturnya.
Dalam kesempatan itu Uci sapaan akrabnya juga menyinggung terkait kendala Bawaslu dalam mengawasi potensi politik uang, penyebaran isu sara, hoaks, ujaran kebencian dan kampanye hitam pada masa tenang. Kendati begitu pihaknya telah mengambil langkah preventif dengan mengarahkan sejumlah jajaran melakukan patroli pengawasan secara langsung di masa tenang dan membentuk tim satuan tugas (Satgas) Saiber. Guna mengantisipasi adanya praktik politik uang dan menangkal penyebaran informasi hoaks.Â
“Sejauh ini Bawaslu telah bekerja keras memastikan masa tenang tidak ada praktik yang mencederai ketentuan. Bahkan kami juga melibatkan media secara langsung mengawasi,†sambungnya. Sembari berharap sinergitas Bawaslu dan Malut Post tetap terjaga dan berkolaborasi mengawasi Pilkada.
Peliput/Editor : Dandi