Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Malut Perkuat Spirit Kelembagaan Lewat 'Ngabuburit Pengawasan' Menuju Pemilu 2029

ngabuburitpengawasan

TERNATE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara resmi membuka agenda "Ngabuburit Pengawasan 2026" dengan tema utama "Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu". Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi untuk mempertemukan nilai spiritualitas Ramadan dengan tanggung jawab konstitusional pengawal demokrasi.Konsolidasi di Masa Non-Tahapan
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Maluku Utara menegaskan bahwa masa non-tahapan saat ini merupakan fase strategis untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, dan pembenahan internal. Ia mengibaratkan masa ini sebagai ruang pembentukan fondasi sebelum memasuki arena kerja teknis tahapan pemilu."Bawaslu tidak hanya dituntut kuat dalam penanganan pelanggaran, tetapi juga dalam tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, dan yang paling penting adalah integritas," tegas Ketua Bawaslu Malut saat membuka acara secara resmi.Filosofi 'Ular Ganti Kulit' dan IntegritasMenariknya, momentum Ramadan ini dijadikan sebagai laboratorium pengendalian diri bagi para penyelenggara. Mengacu pada filosofi "Ular Ganti Kulit," fase pasca-pemilu ini dimaknai sebagai masa penyucian jiwa kelembagaan (Tazkiyatun Nafs). Sebagaimana ular yang berpuasa untuk menanggalkan kulit lama agar menjadi lebih kuat, Bawaslu Malut berupaya membuang kekurangan administratif masa lalu demi profesionalisme yang lebih tangguh.Nilai kejujuran (As-Siddiq) dalam puasa dinilai memiliki resonansi mendalam dengan tugas pengawasan yang sering kali diuji dalam ruang-ruang sunyi. Pendekatan yang dibangun kini tidak lagi sekadar legalistik, tetapi juga menyentuh aspek etis dan spiritual.Menyongsong Tantangan Pemilu 2029
Penguatan lembaga ini dipandang mendesak mengingat tantangan Pemilu 2029 yang diprediksi semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi hingga polarisasi sosial. Bawaslu menekankan pentingnya partisipasi publik yang kritis dan konstruktif dari akademisi, pers, hingga generasi muda agar lembaga pengawas tidak hanya bersikap reaktif.Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi konkret untuk memastikan kepercayaan publik terhadap pengawasan pemilu di Maluku Utara tetap terjaga. Sinergi antara Bawaslu dan KPU yang tetap harmonis pasca-sengketa menjadi modal sosial penting dalam menjaga stabilitas daerah.Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini ditutup dengan harapan agar penguatan demokrasi di Maluku Utara membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

#HumasBawasluMalut

Tag
#ngabuburitpengawasan
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle