Kolaborasi Program Pendidikan Pemilih, Bawaslu Malut Audiensi dengan Gubernur Malut
|
Ternate – Jajaran Pimpinan dan Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara menggelar audiensi dan kunjungan kerja bersama Ibu Gubernur Maluku Utara pada Selasa, 22 September 2026. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka perkenalan pejabat Kepala Sekretariat Bawaslu Malut yang baru sekaligus membahas dukungan sarana infrastruktur berupa hibah tanah untuk pembangunan Gedung kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Provinsi) Maluku Utara (Malut) di Sofifi, serta kolaborasi program pendidikan politik daerah melalui kolaborasi program dengan Badan Kesbangpol Provinsi Malut. Ajukan Permohonan Hibah Lahan Kantor Bawaslu Provinsi Malut di Sofifi dan Kolaborasi Program Pendidikan Politik, Bawaslu Malut Audiensi dengan Gubernur Prov Malut (Sherly Djoanda).
Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Bawaslu Malut Rusly Saraha dan Soleman Patras, didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Maluku Utara yang baru (Screning Yosmar Dano). Rombongan Bawaslu diterima secara langsung oleh Ibu Gubernur Maluku Utara.
Dalam forum silaturahmi tersebut, Pimpinan Bawaslu Malut menyampaikan dua agenda strategis utama: Permohonan Hibah Lahan dan Pinjam Pakai Gedung Kantor di Sofifi : Bawaslu Malut mengajukan permohonan dukungan hibah tanah Pemda di Ibu Kota Sofifi untuk pembangunan Kantor Bawaslu Provinsi Maluku Utara yang definitif, serta penyampaian opsi penggunaan gedung milik Pemda dengan skema pinjam pakai sebagai kantor operasional. Kolaborasi Program Pendidikan Politik dan Konsolidasi Demokrasi : Bawaslu Malut mengusulkan kerja sama bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku Utara. Program kolaborasi ini mencakup penguatan pengawasan partisipatif, pendidikan politik bagi pemilih pemula, serta penguatan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam forum silaturahmi tersebut, Pimpinan Bawaslu Malut menyampaikan dua agenda strategis utama, Permohonan Hibah Lahan dan Pinjam Pakai Gedung Kantor di Sofifi, Bawaslu Malut mengajukan permohonan dukungan hibah tanah Pemda di Ibu Kota Sofifi untuk pembangunan Kantor Bawaslu Provinsi Maluku Utara yang definitif, serta penyampaian opsi penggunaan gedung milik Pemda dengan skema pinjam pakai sebagai kantor operasional. Kolaborasi Program Pendidikan Politik dan Konsolidasi Demokrasi. Bawaslu Malut mengusulkan kerja sama bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku Utara. Program kolaborasi ini mencakup penguatan pengawasan partisipatif, pendidikan politik bagi pemilih pemula, serta penguatan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pada Sambutannya Rusly Saraha mengharapkan Sinergi Pendidikan Pemilih antara Bawaslu Malut dan Pemprov. Ia juga menjelaskan terkait Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Tahun 2024, Bawaslu Malut telah membentuk 121 Basis Kampung Pengawasan Pemilu Bermartabat (KALIBER), sekaligus juga membuat kelas demokrasi di berbagai titik, sehingga diharapkan adanya dukungan dengan Pemprov dalam melanjutkan penguatan pendidikan Pemilu terutama di basis Kelurahan/desa Kampung Pengawasan Pemilu Bermartabat (KALIBER) sekaligus memperluas kerja edukasi terhadap pemilih pemula melalui Kelas Demokrasi Bersama Bersinergi (KADERA BESI)
Suleman Patras juga menambahkan terkait bantuan Pemprov untuk Hibah Lahan Kantor Bawaslu Provinsi Malut. Kemudian menyampaikan terkait dengan Gedung milik Pemda yang bisa digunakan untuk Pinjam Pakai sebagai Kantor Bawaslu Malut, dan yang terkait kerjasama dengan Pemda melalui Kesbangpol untuk giat Konsolidasi Demokrasi jelang Pemilu dan Pilkada Mendatang. Tambah Suleman
Merespons permohonan tersebut, Gubernur Malut memberikan dukungan penuh. Secara prinsip, Gubernur menyatakan kesediaannya untuk menghibahkan lahan milik Pemda seluas 1 (satu) hektar di Sofifi guna pembangunan Kantor Bawaslu Provinsi Maluku Utara, serta akan mempelajari dan menindaklanjuti kolaborasi program pendidikan politik yang diajukan.
Sebagai simbol pengabdian awal di Bumi Moloku Kie Raha, Kepala Sekretariat Bawaslu Malut yang baru turut menyerahkan cinderamata berupa Kain Tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Miniatur Alat Musik Sasando kepada Ibu Gubernur Maluku Utara.
Dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara ini diharapkan menjadi dorongan energi besar bagi Bawaslu Malut untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan serta merawat kualitas Demokrasi di wilayah Maluku Utara.
Humas Bawaslu Malut