Lompat ke isi utama

Berita

Supervisi ke Malut, Lolly Sebut Pengawas TPS Harus Punya Mental Pengawas

Supervisi ke Malut, Lolly Sebut Pengawas TPS Harus Punya Mental Pengawas
Tidore Kepulauan-Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia Lolly Suhenty dalam supervisi ke Maluku Utara menyebutkan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) harus mempunyai mental pengawas, sebab PTPS merupakan garda terdepan ketika pencoblosan pada tanggal 14 Februari mendatang. “Mental pengawas itu mental keberanian ditambah dengan kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang memadai” kata Lolly dalam Bimtek Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 bagi Pengawas TPS di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara Kamis (08/02/2024). Sebagai garda terdepan kata Lolly, PTPS rentan dengan konflik dalam pemungutan suara, karena itu PTPS harus mempunyai keberanian dalam mengingatkan. “Berani mengingatkan kepada KPPS, saksi parpol bahkan masyarakat apabila terdapat hal-hal yang melanggar” terangnya dalam kegiatan yang dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Anggota Bawaslu Tidore Kepulauan dan PTPS se- Tidore Kepulauan. Lanjut Lolly menerangkan PTPS juga harus mempunyai keterampilan dan pengetahuan serta manajemen konflik yang baik, dimana apabila terdapat persoalan yang tidak dapat diselesaikan di TPS lansung berkonsultasi ke Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD). “Kalau PKD tidak dapat dihubungi, PTPS juga dapat by pass ke Panwascam,” jelasnya. Diakhir sambutan Lolly menekankan integritas kepada peserta bimtek. “Integritas itu apa, yaitu patuh kepada aturan tidak memihak kepada siapapun kecuali pada peraturan perundang-undangan” pungkasnya. Pepliut : Dandi Fotografer : Renaldi
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle