Rusly Minta Bawaslu Tidore Kepulauan Lakukan Kroscek 402 Data Pemilih
|
Tidore Kepulauan- Bawaslu Malut. Anggota Bawaslu Maluku Utara, Rusly Saraha, meminta Bawaslu Tidore Kepulauan (Tikep) untuk segera melakukan kroscek data terhadap 402 pemilih yang tidak berhasil ditemui saat proses uji petik coklit. Permintaan ini disampaikan oleh Rusly Saraha saat melakukan monitoring dan supervisi Pleno pemutakhiran data pemilih sementara di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Tidore Kepulauan, Jumat (02/08/2024).
Dalam arahannya, Rusly menekankan pentingnya pembersihan data pemilih yang tidak valid, guna memastikan bahwa daftar pemilih tetap (DPT) yang digunakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang akurat dan sesuai dengan kondisi lapangan. "Setiap Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) harus fokus pada satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memastikan data pemilih yang tidak ditemui dapat diverifikasi dengan benar," ujar Rusly.
Kata Rusly, Bawaslu Tidore Kepulauan diharapkan dapat segera menindaklanjuti temuan tersebut, sehingga daftar pemilih untuk Pilkada 2024 di wilayah Tidore Kepulauan dapat lebih akurat dan bebas dari permasalahan administrasi yang dapat mengganggu proses pemungutan suara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Tidore Kepulauan, Supriyanto Ade, dan Kasubag Pengawasan Salim, yang mendampingi Rusly Saraha selama proses monitoring. Ade menyatakan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan tersebut. "Kami akan segera menindaklanjuti arahan dari Bawaslu Maluku Utara. Saat ini, pleno di tingkat PPS sedang berlangsung, dan kami akan memastikan bahwa semua data yang tidak valid segera diverifikasi,†kata Supriyanto menutup
Peliput/Editor : Dandi