Evaluasi IKP Malut, Ikbal Sebut Sebagai Upaya Preventif
|
Ternate-BAWASLU MALUT. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara Ikbal Ali mengatakan perlu upaya preventif dalam meminimalisir potensi kerawanan pemilu di Maluku Utara.Â
Kata Dia, sesuai dengan rilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dari Bawaslu RI masuk sebagai daerah dengan kerawanan tertinggi ketiga secara nasional. Berdasarkan data hasil penyusunan IKP tersebut lanjut Ikbal, tingkat kerawanan Maluku Utara berada pada skor 84,86 persen, tertinggi setelah DKI Jakarta dan Sulawesi Utara dan khususnya pada dimensi sosial budaya dan kontestasi Maluku Utara sendiri berada pada posisi pertama dengan skor 100.
“Maluku Utara sesuai dengan rilis IKP masuk sebagai daerah rawan tinggi ketiga nasional, dan hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi kita†ungkap Ikbal ketika membuka acara Diskusi Kelompok Terpumpun Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pemetaan Kerawanan Dalam Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi, Ketua Bawaslu dan Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas beserta Staf Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku Utara di Hotel Emerald, Ternate, Jum’at (17/03/2023).
Menurutnya dengan tingginya kerawanan tersebut maka hal ini menjadi basis dalam merumuskan kebijakan dan langkah pencegahan dan pengawasan Bawaslu terhadap potensi kerawanan dan pelanggaran pemilu.
Lebih jauh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Malut tersebut berharap, IKP harus mampu menjadi sistem deteksi dan proyeksi dini bagi pengawas pemilu disetiap tingkatan. Sehingga apa yang menjadi potensi kerawanan dapat diminimalisir sedini mungkin.
Ia pun meminta seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan data-data dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tahun 2024 dengan baik. Sebab, data tersebut bisa digunakan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya konflik dan pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan 2024.
“IKP merupakan parameter sehat atau tidaknya demokrasi Indonesia ke depan. Maka harus dimanfaatkan dengan baik†sambungnya menutup.
Peliput/Editor : Herdandi