Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif
Ternate-Bawaslu Malut. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut) menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik Gubernur, Bupati dan walikota November mendatang. Kegiatan bertajuk “Panggung Pengawasan dan Literasi Demokrasi” ini melibatkan Mahasiswa maupun pelajar SMA dan SMK se kota Ternate. Kegiatan ini dilangsungkan di Hotel Safirna, Sabtu malam (26/10). Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu malut Sumiro Muhammadiyah dalam sambutannya mengatakan, penggung pengawasan dan literasi demokrasi adalah langkah sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kalangan muda baik mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi maupun para siswa dari SMA dan SMK di Ternate. Dimana peserta yang dilibatkan sebanyak 120 orang. Kegiatan ini juga dimaksudkan memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai pengawasan Pilkada nanti. “Fokus dari kegiatan ini supaya kalangan muda dan pemilih pemula ini bisa berpartisipasi membantu Bawaslu mengawasi dan mengawal proses Pilkada pada November nanti,” ujarnya saat membuka kegiatan sosialisasi. Dia menyatakan, kalangan muda khususnya mahasiswa maupun siswa mesti berperan aktif ikut mengawal proses Pilkada. Guna mendorong proses Pilkada berjalan aman, jujur dan sesuai regulasi. Olehnya setiap peserta yang tengah mengikuti agenda ini diharapkan bisa terlibat langsung melaporkan berbagai masalah pelanggaran Pilkada yang ditemui di lapangan seperti politik uang dan lainnya. Sehingga informasi tersebut bisa menjadi langkah awal Bawaslu menelusuri kasus pelanggaran pemilu. “Anak muda mesti terlibat dalam pengawasan pemilu. Untuk itu harapan besar kita setelah kegiatan ini memberikan kesadaran bagi mereka agar ikut mengawasi, melaporkan masalah yang terjadi saat pencoblosan,” tukasnya. Kata dia selain menargetkan melibatkan mahasiswa dan para siswa terlibat dalam pengawasan, kegiatan sosialisasi bertajuk Panggung Pengawasan dan Literasi Demokrasi juga bertujuan memberikan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula yang rata-rata dari kalangan siswa, sehingga mereka ikut berpartisipasi memberikan hak suara secara veer dan tanpa ada tekanan dari pihak manapun. “Kita menginginkan para pemilih pemula dan kalangan mahasiswa memilih dengan seobjektif mungkin tanpa ada politik uang. Sebab Pilkada menentukan masa depan daerah kedepan, dan anak muda,” sambungnya. Sembari berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, Malut menjadi contoh bagi daerah lain, dengan terobosan pemilih pemula dan kalangan mahasiswa ikut mengawasi proses Pilkada yang jujur dan bermartabat. Untuk diketahui dalam kegiatan ini juga menghadirkan lomba bagi siswa dan mahasiswa, yakni Lomba Esai bagi mahasiswa, lomba mading bagi siswa SMK dan SMA serta lomba video pendek bagi masyarakat umum. Peliput/Editor : Dandi
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle